Tampilkan postingan dengan label umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label umum. Tampilkan semua postingan

Selasa, 01 Mei 2012

Sambutan Peringatan HARDIKNAS 2012

Pada Hari Pendidikan Nasional tahun 2012 Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh mengatakan, pendidikan karakter tidak hanya untuk membangun karakter pribadi berbasis kemuliaan semata, tetapi secara bersamaan juga bertujuan membangun karakter kemuliaan sebagai bangsa, yang bertumpu pada kecintaan dan kebanggaan terhadap bangsa dan negara, Kemdiknas memberi tema Pendidikan Karakter sebagai Pilar Kebangkitan Bangsa Raih Prestasi Junjung Tinggi Budi Pekerti pada peringatan Hardiknas tahun ini.
Sambutan Menteri Pendidikan Nasional pada HARDIKNAS 2012 dapat diunduh  di www.kemdiknas.go.id atau disini

Kamis, 12 April 2012

Efek Gelang Karet Merah

Hampir semua orang sudah mengetahui dan memahami bahwa setiap tindakan manusia selalu didasari oleh dua jenis pikiran, yaitu pikiran positif dan pikiran negatif.  Yang positif selalu berkata yang baik-baik seperti "ayo mulai bekerja..ayo bangun..jadilah orang yang rajin".  Yang negatif selalu berkata sebaliknya "santai saja..tidak usah terburu-buru..tidur aja sebentar lagi.."

Hehehe..keduanya sama-sama kuat dan sama-sama ada didalam kepala kita.  Terkadang pikiran positf yang 'menang' tapi tidak jarang pikiran negatif yang 'mendominasi'.  Bagaimana caranya agar kita bisa mengendalikan dan memenangkan pikiran positif dibandingkan pikiran negetif? Karena kita tahu bahwa pikiran positif selalu membawa kemajuan dan kebaikan dalam hidup kita bukan?

Ada salah satu cara yang unik yang dicetuskan oleh Robert G. Allen yaitu teknik Gelang Karet Merah. Untuk mulai belajar mengendalikan pikiran tadi, gunakanlah gelang karet berwarna merah di pergelangan tangan kiri.  Setiap kali muncul pikiran-pikiran negatif di kepala anda, maka segera jepretkan karet merah itu ke tangan anda. Sakit ? Sedikit..pasti.

Jumat, 02 Maret 2012

MAPAN (Tidak Selalu) BERARTI NYAMAN

Sumber dari Google
Kemapanan bisa diartikan sebagai zona nyaman. Zona nyaman bermakna area dalam kehidupan anda dimana anda nyaman hidup di dalamnya sehingga anda selalu hidup dan mengulangi area kecil dalam hidup anda itu.  Zona nyaman bisa juga dimaknai sebagai  aktivitas mental dimana seseorang menjaga dirinya dari rasa cemas dengan menggunakan perilaku-perilaku untuk menciptakan performa yang stabil, dan biasanya tidak ada keinginan untuk mengambil resiko.
Ini sulit diukur karena zona nyaman setiap orang itu berbeda. Orang tidak mau keluar dari zona nyaman karena mereka takut untuk mengalami kegagalan sehingga mereka memilih berada di dalam zona dan tidak beranjak kemana-mana.

Rabu, 22 Juni 2011

SUKSES : Siapa yang Menolak?


Sukses itu sederhana,
Sukses tidak ada hubungan dengan menjadi kaya raya,
Sukses itu tidak serumit/serahasia seperti kata kiyosaki/tung desem
waringin/the secret,
sukses itu tidak perlu dikejar,
SUKSES adalah ANDA!
karena kesuksesan terbesar ada pada diri Anda sendiri….


Bagaimana Anda tercipta dari pertarungan jutaan sperma
untuk membuahi 1 ovum,
itu adalah sukses pertama Anda!
Bagaimana Anda bisa lahir dengan anggota tubuh sempurna tanpa cacat,
itulah kesuksesan Anda kedua…
Ketika Anda ke sekolah bahkan bisa menikmati studi S1,
di saat tiap menit ada 10 siswa drop out karena
tidak mampu bayar SPP,
itulah sukses Anda ketiga…
Ketika Anda bisa bekerja di perusahaan bilangan segitiga
emas,
di saat 46 juta orang menjadi pengangguran,
itulah kesuksesan Anda keempat….
Ketika Anda masih bisa makan tiga kali sehari,
di saat ada 3 juta orang mati kelaparan setiap bulannya
itulah kesuksesan Anda yang kelima…

Selasa, 31 Mei 2011

Kebahagiaan : Perlukah Dicari?

Begitu banyak orang berlomba-lomba mencari kebahagiaan bagi dirinya.  Sebagian orang bekerja keras mengumpulkan kekayaan, sebagian yang lain tenggelam dalam dunia kerja yang tak kunjung selesai dan tidak sedikit orang yang mencari kebahagiaan dengan cara-cara mistis dengan segala syarat yang harus dipenuhinya.  Kebahagiaan begitu pentingkah?  Apa sebenarnya kebahagiaan itu? Perlukan kita mencari kebahagiaan di dunia yang fana ini? 
 Jawabannya tentu sangat beragam dan berbeda-beda pada setiap orang. Beberapa rumusan tentang rahasia kebahagiaan berikut ini semoga bisa menjadi inspirasi dan pembelajaran kita bersama.
Rahasia kebahagiaan adalah memusatkan perhatian pada kebaikan dalam diri orang lain. Sebab, hidup bagaikan lukisan: Untuk melihat keindahan lukisan yang terbaik sekalipun, lihatlah di bawah sinar yang terang, bukan ditempat yang tertutup dan gelap sama halnya sebuah gudang.
 

Selasa, 24 Mei 2011

10 TIPS : Memilih Sekolah Untuk Si Kecil


Setiap menjelang tahun ajaran baru, hampir semua orangtua bingung mencari sekolah yang tepat untuk anak-anaknya. Sebagai orangtua, tentu kita ingin memberikan yang terbaik untuk anak-anak. Namun yang ada, Anda justru pusing dibebani segudang pertanyaan. Seperti apa bentuk sekolah yang baik dan ideal? Apakah harga menjamin kualitas yang diberikan? Dan lain sebagainya. Ideal menurut kamus bahasa Indonesia artinya sesuai dengan yang diharapkan

Sabtu, 21 Mei 2011

Aplikasi Sederhana Format Penulisan SKHU 2011

Ujian Nasional 2011 sudah selesai.  Sekarang tinggal menunggu waktu diumumkan hasilnya. Bagi sekolah tingkat SMA/SMK tentu sudah bisa bernafas lega karena pengumuman diberikan lebih awal dibandingkan sekolah tingkat SD dan SMP.

Bagi panitia ujian di tingkat sekolah tentu pekerjaan belum selesai sampai disini.  Masih ada kegiatan lain sebagai tindak lanjut dari pengumuman yaitu persiapan untuk membuat SKHUS (Surat Keterangan Hasil Ujian Sekolah) yang harus diterbitkan oleh masing-masing sekolah.  Hal ini dikarenakan SKHU terbitan Pemerintah Pusat belum keluar sedangkan waktu untuk pendaftaran di tingkat sekolah lanjut sebagian sudah mulai dibuka.  SKHU terbitan sekolah inilah yang kemudian dijadikan pengganti sebagai syarat untuk bisa mendaftar ke sekolah yang lebih tinggi (terutama siswa SD dan SMP)

Selasa, 17 Mei 2011

Pengaruh Musik Pada Anak

By. Staff FFI


Penelitian membuktikan bahwa musik, terutama musik klasik sangat mempengaruhi perkembangan IQ (Intelegent Quotien) dan EQ (Emotional Quotien). Seorang anak yang sejak kecil terbiasa mendengarkan musik akan lebih berkembang kecerdasan emosional dan intelegensinya dibandingkan dengan anak yang jarang mendengarkan musik. Yang dimaksud musik di sini adalah musik yang memiliki irama teratur dan nada-nada yang teratur, bukan nada-nada miring. Tingkat kedisiplinan anak yang sering mendengarkan musik juga lebih baik dibanding dengan anak yang jarang mendengarkan musik.

Grace Sudargo, seorang musisi dan pendidik mengatakan, Dasar-dasar musik klasik secara umum berasal dari ritme denyut nadi manusia sehingga ia berperan besar dalam perkembangan otak, pembentukan jiwa, karakter, bahkan raga manusia.

Penelitian menunjukkan, musik klasik yang mengandung komposisi nada berfluktuasi antara nada tinggi dan nada rendah akan merangsang kuadran C pada otak. Sampai usia 4 tahun, kuadran B dan C pada otak anak-anak akan berkembang hingga 80 % dengan musik.

Selasa, 03 Mei 2011

10 Langkah Menuju Hidup Positif



Mungkin sudah seringkali kita mendengar ungkapan tentang keuntungan berpikiran positif. Memang menurut beberapa penelitian ditemukan bahwa orang-orang positif cenderung menjalani kehidupan lebih bahagia dan sehat. Namun, dengan lingkungan pergaulan dan pikiran-pikiran yang berkecamuk di kepala kita, rasanya tak mudah untuk terus-menerus mempertahankan sikap positif. Akan tetapi, untuk sebuah tujuan yang bagus tak ada salahnya jika kita mengusahakan yang terbaik. Berikut ini beberapa panduan langkah-langkah untuk mempertahankan sikap positif. 


Senin, 02 Mei 2011

Pemikiran Ki Hajar Dewantara Tentang Pendidikan (Karakter)



Pada jaman kemajuan teknologi sekarang ini, sebagian besar manusia dipengaruhi perilakunya oleh pesatnya perkembangan dan kecanggihan teknologi (teknologi informasi). Banyak orang terbuai dengan teknologi yang canggih, sehingga melupakan aspek-aspek lain dalam kehidupannya, seperti pentingnya membangun relasi dengan orang lain, perlunya melakukan aktivitas sosial di dalam masyarakat, pentingnya menghargai sesama lebih daripada apa yang berhasil dibuatnya, dan lain-lain.

Seringkali teknologi yang dibuat manusia untuk membantu manusia tidak lagi dikuasai oleh manusia tetapi sebaliknya manusia yang terkuasai oleh kemajuan teknologi. Manusia tidak lagi bebas menumbuhkembangkan dirinya menjadi manusia seutuhnya dengan segala aspeknya. 


Sabtu, 30 April 2011

Pendidikan S2 : Antara Kebutuhan, Formalitas dan Gengsi



Ada sesuatu yang baru pada wajah dunia pendidikan di Indonesia sekarang ini.  Jika menengok beberapa tahun yang lalu status pendidikan Sarjana S1 menjadi trend di masyarakat, maka gejala itu kembali dirasakan saat ini untuk jenjang yang lebih tinggi yaitu pendidikan Pasca Sarjana atau S2.

Hal ini dikarenakan orang dengan jenjang pendidikan magister lebih diperhitungkan daripada S1.  Mulai dari formasi lamaran pekerjaan yang mencantumkan pendidikan minimal S1 bagi pelamarnya sampai pada formasi guru di sekolah-sekolah tingkat Pendidikan Dasar yang mensyaratkan tenaga pendidik bergelar S1.  Bahkan syarat untuk menjadi dosen di perguruan tinggipun minimal berpendidikan S2.  Karena yang bisa mencetak lulusan S1 mestinya berpendidikan lebih tinggi yaitu S2 atau S3 bukan sama-sama S1. Begitu kira-kira perumpamaannya.

Jika hal ini dikaitkan dengan program sertifikasi guru, maka semakin banyak para guru yang saat ini masih berijasah Diploma segera mengambil kuliah S1 jika ingin ikut diperhitungkan dalam sertifikasi.  Karena mulai 2013 nanti syarat minimal seorang tenaga pendidik di sekolah adalah Sarjana atau S1.  Tentu saja keadaan ini ikut memacu sebagian orang yang saat ini sudah berijasah S1 untuk lebih meningkatkan lagi jenjang pendidikannya menjadi S2.  

Sabtu, 16 April 2011

Air Tuba dibalas dengan Air Susu

liliekriyanto.blogspot.com
  

Air susu dibalas dengan air tuba.. peribahasa ini pasti sudah sering kita dengar dan setiap orang sudah paham maksud yang ada dibalik kalimat itu. Suatu kebaikan yang kita lakukan pada orang lain dibalas dengan tindakan kejahatan oleh orang tersebut.

Tentu saja perasaan yang kemudian muncul adalah kita menjadi sakit hati dan kecewa. Ada juga yang kemudian masa bodoh lalu jera untuk mengulangi perbuatan baiknya. Tapi tidak sedikit juga yang lebih memilih berbesar hati karena menyadari bahwa tidak semua perbuatan baik kita bisa diterima dengan baik juga oleh yang bersangkutan.

Saya tidak akan membahas siapa yang berbuat baik, siapa yang berbuat jahat. Hal ini karena kategori baik dan jahat bagi masing-masing orang tentu berbeda tergantung motivasi dan tujuan yang ada dibalik tindakan itu. Cerita berikut ini saya dapat dari seorang teman yang dikirim ke email. Cerita yang kemudian merubah cara pandang saya terhadap peribahasa diatas.

RACUN DALAM HIDUP
oleh Asep YW.

Dahulu kala di negeri China ada seorang gadis bernama Li-Li. Ia baru saja menikah dan tinggal dengan mertuanya. Dalam waktu singkat Li-Li merasa ia sangat tidak cocok tinggal serumah dengan mertuanya. Karakter mereka berdua berbeda dan Li-Li tidak menyukai kebiasaan ibu mertuanya.

Hari berganti hari, bulan berganti bulan, Li-Li dan ibu mertuanya tidak pernah akur dan selalu berdebat atau bertengkar. Yang membuat lebih kesal adalah adat China yang mengharuskannya selalu menundukkan kepala untuk menghormati mertuanya dan mentaati semua kemauannya.

Minggu, 03 April 2011

Sukses UN 2011

 liliekriyanto.blogspot.com

Sedikit tips berikut ini semoga dapat bermanfaat buat adik-adik dalam mempersiapkan diri menghadapi Ujian Nasional.

Hadapilah UN dengan tenang dan proporsional
Hadapilah ujian ini dengan sikap yang tenang dan proporsional bahwa ujian sebagai sesuatu yang harus dihadapi, dilalui. Sikap tenang akan memungkinkan kita menyusun rencana menentukan strategi dan menjalaninya dengan senang.

Siapkan mental dan fisik
Kesiapan mental adalah hal penting dalam menyiapkan UN , dengan kesiapan mental yang kuat maka saat melaksanakan UN siswa akan menghadapinya dengan tenang, percaya diri, dan tidak dalam kondisi yang takut atau stress. Kondisi stress, takut, galalu, cemas dan tidak percaya diri hanya akan melemahkan kemampuan siswa. Jika pada saat ujian siswa menghadapinya dengan kondisi tenang, gembira dan penuh percaya diri maka hasilnya pun akan optimal sesuai dengan potensi siswa tersebut.  Bagaimana caranya agar peserta didik memiliki mental yang kuat antara lain; pertama, Ciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan penuh dengan optimis, kedua siswa dimotivasi dengan diberi peluang untuk bersaing dengan siswa lain misalnya mengikuti berbagai macam kegiatan try out, ketiga kurangi kegiatan-kegiatan lain agar peserta didik tidak kecapaian, dan kempat, orang tua dan lingkungan harus menciptakan suasana yang kondusif agar anak terhindar dari suasana tekanan.

Tingkatkan motivasi belajar
Sukses tidaknya peserta didik dalam menghadapi UN juga sangat ditentukan oleh tinggi rendahnya motivasi siswa dalam mempersiapkan diri menghadapi UN. Peserta didik akan memiliki energi belajar

Menulis itu Mudah

 liliekriyanto.blogspot.com
Ketika mulai membuat blog ini, beberapa teman meragukan apakah saya bisa menulis? Bagaimana caranya menulis. Lalu saya jawab, bila Anda ingin menulis, menulis saja seolah-olah anda sedang mengobrol dengan orang lain atau teman. Anggaplah pembaca sebagai lawan bicara Anda karena dengan begitu kata demi kata meluncur dengan sendirinya.
Tak perlu malu dan ragu. Lekaslah menulis. Menulis seperti layaknya kita berbicara dan ini pada hakikatnya adalah kemampuan yang bisa dimiliki oleh setiap orang.

Setiap manusia memiliki kemampuan menulis. saya bisa dan anda pun pasti bisa asalkan tekun pasti akan terbiasa melakukannya. Sebab, menulis terjadi dari gerakan alam bawah sadar kita yang membuat tulisan itu akhirnya muncul. Persoalan dibaca atau tidak, itu urusan belakangan karena yang terpenting adalah sudah melakukan proses menulis.

Dengan menulis, banyak hal yang bisa dituliskan. Meskipun untuk itu anda perlu menetapkan dulu topik apa yang ingin dituliskan.

Tidak perlu terburu-buru ingin membuat cerpen atau tulisan yang berbobot, santai saja.  Duduk yang tenang,

10 Gejala Pikun dan Pencegahannya !

liliekriyanto.blogspot.com


Lupa memang bukan persoalan kecil kalau hal itu terjadi berulang kali. Satu dua kali lupa masih terbilang normal secara fisiologis.  Namun kalau sudah berkali-kali itu berarti abnormal dan bisa dibilang patologis. Menurut Dr. Handrawan Nadesul, bentuk lupa terdiri dari tiga kelompok, yakni mudah lupa (forgetfulness),
amnesia, dan pikun (demensia).



Mudah lupa yang menurut Dr. Hermawan Suryadi, Sp.S, disebut lupa lumrah (Benign Forgetfulness) terjadi jika simpanan informasi dalam memori jangka panjang sulit diingat lagi saat dibutuhkan. Dokter Handrawan memberi contoh, "Selama Anda masih merasa menginjak bumi dan sadar akan lingkungan sosial Anda, namun lupa nomor telepon, alamat atau nama orang itu masih lumrah."

Mudah lupa biasanya terjadi karena ada bagian kecil dari ruang ingatan kita yang hilang. Bagian kecil itu umumnya berisi ingatan yang baru, sementara ingatan lama masih utuh.

Sedangkan amnesia, menurut Dr. Hermawan,